Merasa ada sesuatu yang menggelitik nggak saat mendengar kata "aneh"? Sebenernya, apa sih definisi dari "aneh" itu? Sesuatu yang tidak biasa dilihat atau dialami? Atau sesuatu yang tidak seharusnya? Atau simply hanya "berbeda"?
Beberapa waktu yang lalu seseorang melontarkan pertanyaan kepada saya, "Kamu juga merasa dirimu aneh?" To be honest, ya. Seringkali, saya merasa diri saya ini aneh dan berbeda dari orang lain. Misalnya, saya suka parno sendiri sama orang laen. Seperti yang saya alami belum lama ini. Gara-gara terlalu menghayati serial Heroes, saya selalu merasa orang yang sedang saya ajak bicara somehow bisa mendengar pikiran saya bak officer Parkman ituh. Akibatnya, otak saya jadi kacau balau. Mau mikir "A". sisi otak yang lain langsung menghentikannya dengan berkata, "Hayoo gimana kalau pikiranmu itu diintip?" Kebayang nggak, dalam otak banyak suara-suara serupa Putri yang sahut-bersahutan, saling menentang, saling menghujat. Alhasil, saya jadi sering bengong sendiri dalam rangka berusaha mencerna pembicaraan di otak saya. Bengong terlongong persis kayak orang goblok.
Kenapa saya nggak pengin pikiran saya diintip orang lain? Karena saya merasa bahwa pikiran itu adalah satu-satunya kebebasan mutlak yang saya (dan setiap orang rasanya) miliki. Pikiran adalah satu-satunya sarana kita bisa berpikiran jelek tentang orang lain, bisa bebas memaki meski wajah tersenyum sumringah. Nggak kebayang deh kalau pikiran sampai dijajah. Auuugh....bisa gila kali yeee....
Eitzz...OOT nih. Ok, back to ANEH. Meski saya menganggap diri saya mengemban stempel ”ANEH” di jidat, akhir-akhir ini saya merasa bahwa sebagian besar orang merasa dirinya aneh. Tidak hanya saya, tidak hanya kawan saya, tidak juga hanya Anda. Nyaris semua orang merasa ada bagian di dirinya yang membuatnya layak mendapat julukan ANEH. Kenapa demikian?
Kalau saya runut-runut, jawaban dari pertanyaan ini gampang banget. Pertama, karena semua orang merasa bahwa dirinya unik. Merasa bahwa dirinya berbeda dengan orang lain. Jadi, saat mereka merasa bahwa dirinya suka ngupil sementara ia melihat di sekitarnya jarang ada orang yang suka ngupil, maka ia pun menganggap dirinya aneh. Padahal, kalau nggak ada orang lain semua orang juga suka ngupil kaleee....
Yang kedua, karena mereka masih belum mengenal diri mereka sendiri dengan baik. Jadi, ketika dirinya ternyata bisa melakukan hal yang tidak bisa dijelaskan, ia menjadi terkaget-kaget dan kemudian menganggap dirinya sebagai sosok yang aneh. Seharusnya ini bukan sesuatu yang tidak biasa loh, karena semua orang juga tidak mengenal dirinya. Saya nanya sekarang, apakah Anda mengenal diri Anda sendiri dengan baik? Saya sih tidak. Sudah sekian lama saya berusaha memahami diri saya, tapi selama 22 tahun saya tidak jua benar-benar mendapatkan jawabannya.
Malah, menurut saya orang yang paling aneh adalah orang yang tidak mengakui kalau dia aneh. Maling mana yang ngaku maling? Orang gila mana pernah ngaku kalau dirinya GILA?
Nah, kalau banyak orang yang merasa dirinya aneh, sama artinya dengan mengakui bahwa semua manusia itu unik. Nggak ada yang sama satu sama lainnya. Manusia berbeda-beda dengan komposisinya sendiri. Each person had their own point of origin.
Jadi, saya aneh? Iya. Jelas. Wong saya UNIK.
1 comment:
Bagus ni artikelnya ....
Post a Comment