rss
email
twitter
facebook

Thursday, February 25, 2010

Pernikahan, Anak dan Ayah



Akhir-akhir ini aku jadi cengeng. Tukang mewek. Lemah.

Bah.

Cuih.

Saat aku merasa bahwa pernikahan tak ada artinya buatku, toh nyatanya aku menangis juga melihat kakakku dan istrinya sungkem di hadapan kedua orangtuaku setelah mereka mengucap janji nikah di gereja. Entah apa yang aku pikirkan.

Wednesday, February 10, 2010

stripped thought


i wish that i could erase a mistake that i did today.

sungguh menyedihkan saat kita tak lagi memiliki kuasa atas apa yang dapat diketahui ratusan orang lain saat tombol itu tidak sengaja tertekan. bagaimana mereka mengetahui cara kita bekerja. bagaimana mereka mengintip alur pemikiran kita. bagaimana mereka memahami cara otak kita berputar.

aku merasa ditelanjangi. seakan otak dan pikiranku dipajang untuk dipamerkan kepada khalayak ramai. privasi terdalam yang dimiliki manusia adalah otak dan pikirannya. dan ketika privasi itu dilanggar, rasanya sungguh menyesakkan.
oh.

aku ingin bersembunyi. aku ingin menghilang. menghindari hujan tawa yang menghina otak dan pikiranku.

ah.

Monday, February 01, 2010

Hoi, Pulang Hoi!!

Huh! Lihatlah dirimu, terus saja berbicara, dengan kepulan asap menguar dari bibir, dengan satu tangan tertelungkup di telinga kiri.
Kukira kau berbicara pada kami yang sedang menunggumu
Halah, ternyata kau berbicara dengan batang hitammu itu
Sudahkah kau akhiri pertemuan ini? Kalau sudah, tolonglah, biarkan kami pulang
Oh plis
Aku ingin menikmati waktu dengan lelakiku
Aku ingin memeluknya, menggenggam tangannya, merasakan jari jemarinya menelusup dan meremas jari jemariku
Ah, akhirnya batang hitam itu kaulepaskan dari genggaman telingamu
Kusangka kau akan segera mengakhiri pertemuan ini
Lha koooookk...kenapa kau teruskan dengan pembicaraan yang tak ada hubungannya dengan inti pertemuan ini?
Ah ya, di lain waktu aku akan dengan senang hati mendengarkan kata demi kata yang meluncur dari bibirmu
Tapi tak bisakah kau tahan untuk lain hari? Asal jangan hari ini?
Hari ini aku ingin bersenang-senang dengan lelakiku
Hhhhhh....
Kenapa kau masih saja berkata-kata???
Kenapa???
KENAPAAAA????!!!!


*sebel di kantor, meeting ndak selesai2