rss
email
twitter
facebook

Thursday, July 17, 2008

Again, Difference...

Malam ini aku tertohok oleh lagi-lagi satu kenyataan yang nggak pernah bisa aku bantah. Then again, kenapa perbedaan selalu menjadi masalah sih? I don't mind with any differences, as long as we can honor and respect others, differences would not be a problem.

Aku benci membicarakan masalah yang satu ini, benci karena sepertinya hanya aku yang tidak pernah mempermasalahkan hal ini. Sebaliknya, semua orang malah selalu meributkannya, menganggap ini adalah sesuatu yang tremendously important, sampai-sampai melupakan beberapa hal lainnya yang buatku lebih crucial untuk dijadikan pertimbangan.

Padahal, baru beberapa waktu yang lalu aku merasa mampu untuk mengkompromikan beberapa hal. Aku telah mampu menyingkirkan sedikit demi sedikit keegoisanku dan ketakutan-ketakutanku. Aku bahkan telah berkompromi dengan ambisi-ambisiku. Ambisi yang selama ini selalu kuanggap sebagai sesuatu yang tidak dapat dikompromikan. Ambisi yang membuatku memiliki sebuah tujuan, hingga kemudian memunculkan energi dari dalam diriku untuk berusaha lebih keras. Ambisi yang selalu kuanggap akan menjadikanku seorang putri yang sempurna. Dan aku rela membuangnya untuk dia, untuk mencapai apa yang dia impikan. Untuk mewujudkan apa yang ada dalam proyeksi masa depannya.

Yes, I've managed to put aside my selfishness to stand in my own feet, to being someone that I used to see in the next 10 years. I've managed to compromise living ordinary, just for him. To be with him. But to compromising my faith? Well, I don't think I can manage that.

So, what is the solution? I'll keep on fighting, coz I don't have any problem with that. But if he does have a problem with that, what will u do, Putri?

Thursday, July 03, 2008

New Baby Born, Souljah Lover!!

Last nite, I totally have a blast! For the very first time - after several failed plan I finally got to see my favorite band on stage, live! It's Souljah! And you know what? They totally kick ass! Aku jadi semakin jatuh cinta sama band satu itu dan berjanji pada diriku sendiri untuk sebisa mungkin ngekorin jadwal manggung mereka (selama di Jakarta, tentunya).

Truthfully, aku bener-bener excited ngeliat Souljah manggung di acara PRJ, Jakarta International Expo, kemarin. Sejak si Eddi Brokoli meneriakkan nama Souljah, aku langsung berdiri dari dudukku untuk langsung merangsek mendekat ke arah panggung. Begitu lagu pertama "Kuingin Kau Mati Saja" mereka meluncur, gw histeris (iya, aku tahu bahwa ini nggak banget. But hey, i can't help it!) dan langsung ikutan nyanyiin lirik lagu yang udah gw hapal luar kepala itu keras-keras. Eka yang saat itu jadi korban yang dengan sengaja gw seret untuk nemenin gw nonton, cuman bisa ngekor gw sambil geleng-geleng kepala melihat antusiasme gw yang berlebihan.

Semakin lama, gw semakin nggak tahan untuk ikut menggoyangkan kaki, tangan, badan en kepala mengikuti irama musik. Nggak peduli dengan kenyataan bahwa banyak orang menatap gw seakan gw orang gila yang baru jatuh ke bumi. Bahkan, seorang cewek di sebelah gw malah dengan terang-terangan noleh dan ngeliatin dengan tampang takjub akan kehebohan gw. Tapi, bodo amat! Kapan lagi gw bisa ngeliat Souljah? Dan sekalinya kesempatan itu datang, nggak bakal gw sia-siain dong! Untung gw udah ganti pake baju santai, yang bikin gw keliatan kayak anak umur 18 taon. Kalau gw jejingkrakan masih pake pakaian kerja gw, bisa mati berdiri kali tuh cewek. Hihihihi...

Dan gw salut setengah mampus ama Eka. Dengan semua tingkah laku gw yang memalukan, dia nggak menjauh dari gw (meski waktu gw mau meluk dia sebagai ungkapan kegirangan, dia langsung menghindar dan pasang kuda-kuda bertahan seakan gw cewek yang penuh potensi menularkan virus gila ke seluruh umat manusia). Dia malah ikutan nyanyi padahal nggak tahu lagu-lagu Souljah. Dia juga tuh yang nyeret-nyeret gw untuk maju lebih dekat ke panggung saat ada beberapa orang meninggalkan spot mereka. Fiiuuhh...I love u Eka! *Nggak seperti satu orang laen yang bisanya cuman ngomong di mulut doang. Huh!*

Dan saat lagu terakhir "I'm Free" selesai mereka dendangkan, separuh diriku masih berharap mereka mendengarkan teriakan 'encore' ku dan membawakan paling nggak satu lagu lagi. Impian hanya tinggal impian, si dodol Edi Brokoli nampang lagi dan membuat gw melangkahkan kaki keluar dari arena musik itu. Gak peduli bentar lagi Naif yang bakalan manggung. Gw cuman mau Souljah! Huwaaaa...

But eniwe, they really rocks loh! Keren banget. K-E-R-E-N. Dan gw bener-bener gak tahan kapan gw bisa mantengin aksi mereka lagi. Oh, semoga...