rss
email
twitter
facebook

Tuesday, October 13, 2009

Terasing

Angka digital di laptopku menunjukkan pukul 12.32. Tengah malam terlewati sudah. Diiringi dentang musik reggae aku masih saja betah duduk di kursi ini, di café ini. Entah mengapa aku menemukan keterasinganku di sini. Keterasingan yang anehnya membawa sedikit ketenangan.

Jalanan masih cukup ramai, dua truk berwarna hijau baru saja melintas. Kipas angin besar di atap masih konstan berputar. Seperti otakku yang juga konstan berputar. Menghampiri titik demi titik, tanpa pernah berhenti untuk memfokuskan diri di satu titik.

Apakah bersama dengan seseorang yang membuat hilangnya kedamaian membuatmu bahagia?
Jika orang yang membuatmu bahagia ternyata tak bahagia, akankah kamu mempertahankannya?

Sejauh mana masa lalu mempengaruhi masa depanmu?

Kapankah perjuangan harus diakhiri?

Kapankah perjuangan harus dimulai?

Terus terang, aku letih.

Dan aku ingin berhenti.

No comments: