Cerah hari terhampar
Meretas asa dalam batang putih kenikmatan semu
Kepulkan asap harap yang terlelap
Coba usir gelisah bertalu
Gelora hasrat meliliti benang kusut
Tak tentu arah lintasi batas bukit dan lautan
Gerami dengkuran napas yang memburu
Saat kesadaran robek pagi yang membentang
Mengejar langkah setapak memori
Keretak jemari membentuk kata tanpa makna
Teriakkan jerit tertahan
Mengupah otak dalam terali besi






No comments:
Post a Comment