rss
email
twitter
facebook

Thursday, May 27, 2010

My NexusOne, My Android, My Open Source Gadget



Well, pada dasarnya aku bukan penggemar gadget. Dari dulu sampai sekarang aku nggak pernah tuh punya atau mengikuti gadget yang aneh-aneh. Hape mah seadanya aja, yang penting bisa dipake telepon ama sms.

Tapi entah kenapa, waktu bekerja dan banyak berhubungan dengan teman-teman yang mendewakan linux, aku kok jadi ikutan tertarik dengan yang namanya open source. Tahun kemarin menjadi pengalaman pertamaku resmi mengoperasikan ubuntu di laptop tercintah. Ku-install sendiri looooh! Hohoho... *banggagakpenting

Daaaaann...sejak aku mendapatkan NexusOne, semangat open source ini muncul lagi. Maklum lah, NexusOne yang besutan Google dan HTC ini kan mempergunakan OS (operating system/sistem operasi adalah system yang menjalankan fungsi-fungsi kerja sebuah perangkat) Android, yang juga open source. Android sendiri merupakan operating system untuk perangkat telepon genggam pertama yang open source.

...

Sebentar...sebentar... ngerti open source nggak? Bagi yang udah berkecimpung di dunia IT nanya kayak gini mah bisa diketawain aku. Tapi kalau boleh jujur, techno dummies kayak aku susah loh memahami ini. Bahkan ketika udah nanya sama pakde Gugel pun masih aja rada susah memahaminya. So, nggak ada salahnya kan ngasi tahu para techno dummies di Indonesia ini?

Open source merupakan program computer yang memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memodifikasi program tersebut ataupun menggandakannya tanpa harus membayar royalty kepada pembuat sebelumnya. Tahu Microsoft Windows kan? Nah, Windows ini adalah salah satu contoh program computer. Jika untuk menggunakan windows pengguna harus membeli lisensinya (masih inget kan tentang peristiwa sweeping dimana individu yang ketahuan menggunakan Windows bajakan bisa kena denda atau bahkan dipenjara), penggunaan open source ini sama sekali tidak berbayar. Mau lo copy ke CD kek, mau donlot dari internet baru di-install, suka-suka elo lah. Namanya juga gretongan.

Lebih asoy-nya lagi, setiap orang bisa memodifikasi program, menambah atau mengurangi program-program tersebut. Justru dengan adanya kebebasan yang seperti ini, setiap orang bisa memberikan masukan dan menyempurnakannya. Makanya, open source sering disebut sebagai program masyarakat dimana masyarakat sendiri yang mengembangkan, mengaplikasikan serta memperbaiki kelemahannya. Dari, oleh dan untuk masyarakat.

Kalau open source ini diaplikasikan secara luas di Indonesia, bisa membuat orang Indonesia makin pinter. Pasalnya, kita juga bisa ikut berkontribusi terhadap pengembangannya, bukan cuma memakai saja. Plus, bisa dijangkau semua orang karena nggak pake bayar.

Oke, balik ke topik semula. Jadiiiii...Android yang open source ini memungkinkan setiap programmer untuk membuat dan mengembangkan aplikasi baru di dalamnya. Dan Android memiliki Android Market dimana setiap developer aplikasi bisa menaruh aplikasi-aplikasinya disana tanpa harus membayar biaya tertentu atau disunat oleh si pemilik program.

Lihat deh Blackberry atau Apple, yang untuk menciptakan aplikasi dan menaruhnya di market, developer harus membayar sejumlah tertentu. Itupun belum tentu lolos. Apple dengan alasan etika dan moral memilih membatasi aplikasi yang masuk ke apple apps-store nya, sehingga kalau ada yang nggak lolos kriteria mereka, ya tinggal ngimpi aja bisa masuk apps-store mereka.

Itulah mengapa aku seneng banget waktu ketiban durian dapet sebiji Android berlabel NexusOne di pangkuanku. Kan bisa diutak-atik. Bisa nyuruh temen bikin aplikasi tertentu sesuai dengan kebutuhan. Hehehe... aku bukan programmer loh, jadi ya bisanya cuman minta tolong orang laen untuk dibuatkan aplikasi. *ngeles

Makanya, blog ini beberapa waktu terakhir sempat vakum ya karena aku sibuk berpikir kira-kira apps apa ya yang bisa dikembangkan di Android. Bukan sekedar apps games or informasi berita, tapi apps yang berguna untuk kehidupan sehari-hari. Khususnya buat manusia Indonesia yah. Kamu punya ide? Share dong. Kali aja kita bisa brainstorming bareng-bareng untuk mengembangkan apps impianmu.

Btw, di post berikut aku bakal kasih tutorial mengenai cara update Android 2.2 alias Froyo. Tenang, tutorial nya buat TechnoDummies kok. Dan sesi berikutnya aku bakal tulis tentang fitur-fitur menarik yang ada di Android. I love my NexusOne. I love Android. Muuuaaahhh...

1 comment(s):

karbon said...

woh dapet nexusone dimana put? mau dong!