rss
email
twitter
facebook

Monday, September 10, 2007

Me Versus Myself In The Head


I am lost, totally lost. I dunno where I am heading. Clueless, that’s what I am. Can anybody give me a way where I should go?

Entah kenapa akhir-akhir ini otakku serasa buntu. Aku nggak merasakan yang seharusnya kurasakan. Aku nggak melakukan sesuatu yang harusnya kulakukan. Aku kebingungan sendiri dengan diriku, dengan kedua orang tuaku, dengan kakak-kakakku. Ah, bullshit, itu namanya kamu hanya peduli dengan dirimu sendiri, DOGOL!! Ya, udah, aku ngak mengerti dengan diriku sendiri, puas kamu??!! Aku tidak mengerti kemana harus melangkah. Di balik semua keributan yang aku juga nggak mengerti dari mana asal mulanya dan bagaimana mengakhiri buletan benang yang tersimpul terlalu erat ini. Aaahhh….

Apa sih yang sedang kurasakan? Kok rasanya hampa-hampa saja? Aku mau marah? Sama siapa? Kok rasanya aku sudah capek marah. Sekali lagi, marah sama siapa? Sama diriku sendiri? Sama keadaan? Sama situasi? Sama TUHAN? Oh Tuhan, aku nggak tahu harus bagaimana lagi. Aku sudah lama berpaling daripadaMU. Namun aku terus menerus mengatasnamakanMU akan banyak hal. Nista ya aku? Aku sendiri nggak tahu lagi TUHAN, mana yang harus kupercayai dan yang tidak. Mana yang harus kupasrahkan dan mana yang harus kuperjuangkan. Untuk aku, untuk diriku sendiri.

Aku bertanya, pada siapa aku juga nggak tahu. Aku hanya berjalan, menyusuri jalan setapak yang sudah ada di depanku. Tanpa berpikir lagi, jalan pintas mana yang sebenarnya bisa kuambil. Aku hanya berjalan bak zombie, yang tak tentu arah kemana ku pergi. Hanya melangkah, dan melangkah, semakin jauh, tanpa kutahu kapan ku bisa kembali.

What life means? Apa yang bisa kamu tanyakan dari sebuah kehidupan? Untuk apa kamu dibawa ke kehidupan ini? Untuk merasakan yang namanya sakit, untuk mengetahui inti dari pahitnya kehidupan? Wait a sec, kamu bahkan belum menjawab pertanyaanku, apa sih sebenarnya idup itu? Kamu bisa jawab nggak? Jangan keburu mengarah ke sesuatu yang kamu anggap sok dalem dong, wong pertanyaan substansialnya aja kamu masih belum bisa jawab kok!

Keterlaluan!

Jawab dulu, baru kamu bisa berdebat di dunia sinting ini!

4 comments:

Anonymous said...

lagi ngelu ah?
welcome to the real world, where real problem hits real people...
:D
sEp

Oma Nia said...

you are tagged. Please visit www.n-limz.com to see what you have to do :P have fun!

Anonymous said...

Santai aja, Poe. Memang ini fase yang harus dilewati kok. (Have fun go mad ajaa…..) Bukannya masalah itu indikasi adanya kehidupan. (mulai….ibu Dhini jadi sok wise….ccuihh….). Hidup itu belajar. Belajar nggak melulu via kondisi senang-senang, kok. Kehampaan, kesendirian, sakit hati, dan sebangsanya, semuanya menyimpan makna mendalam, es. Hidup itu kayak Nano-Nano yang RamAiii Rasaanyaa…(Duggh….maap, nyebut merek…Padahal aku yo gak dibayar gawe promosi iki..).

NB : Udah benar-benar merasa hidup hampa?? Nggak tahu apa yang mesti dilakuin? Merasa jadi orang paling gak beruntung di dunia ini? Ingin ceria dan semangat hidup lagi?? Gampang caranya!!!! Hikikikik….Pergi aja ke tempat pemakaman…Suer… Masih gak nyambung yah….Ehegm,,,…maksudnya gini. Klo kita udah ingat pada kematian dan kita berpikir, “Klo besok gua mati, gimana yah?? Aduh…gak pengen mati dengan kondisi kayak gini, dueeh..amit2 jabang baby..” at least kita berpikir, “wah, sebelum mati, gue pengen begini begitu begini begitu dulu……” Jadi habis pulang dari makam udah ada banyak list WHAT TO DO……


Dhi
Ojok lali nang : www.audiolabworld.com

Anonymous said...

opo ae jup, pusing opo sih koen iku... aku dadi melok ngelu pisan... why don't u tell me ur problem... Aku pingin isok berbagi koyok mbiyen maneh... dari sekian banyak orang, kamu salah satunya yang bisa memahami aku... aku juga pingin dong memahamimu... ceilahh...
I luv u so much pall... so much...
Jangan lupakan mimpi-mimpi kita ya... God Bless You!! Kangen...

Rini_nun